Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Sinopsis Film "The Journalist"
THE
JOURNALIST
Film ini
menceritakan tentang seorang jurnalis wanita bernama kania yang sangat
mencintai profesinya sebagai pencari berita professional, diawal karirnya kania
menemui tantangan yang sangat berat dari pimpinan redaksi di perusahaan Koran
harian tempat ia bekerja, yaitu kania di manandatkan tugas untuk mencari
gembong narkoba sindikat internasional yang berada di Jakarta.
Walaupun
kania berat untuk menjalani tugas ini karena resiko yang akan di temui sangatlah
tinggi, tetapi kania membulatkan niatnya untuk menjalani tugas yang sudah
dibebankan kepadanya, dengan kebimbangan hati, kania memulai menjalankan
tugasnya, menginvestigasi dan menelisik lebih dalam keberadaan gembong narkoba
tersebut, selama 12 jam pencariannya, akhirnya kania menemui persembunyian
gembong narkoba terbesar di jakarata itu.
Perlahan
kania memasuki markas gembong narkoba, kania mendapati sindikat gembong narkoba
sedang bertransaksi, dengan kamera SLR nya kania mengambil gambar sindikat yang
sedang bertransaksi, tanpa sengaja flas kamera yang di gunakan kania terlihat
oleh salah satu sindikat narkoba yang sedang bertransaksi, menyadari
perbuatannya diketahui, kania bergegas meninggalkan gedung tua tersebut. Karena
persembunyiannya tidak ingin di ketahui polisi, kania pun di kejar oleh dua
anggota sindikat narkoba, dalam pelariannya kania beruha untuk menjaga data
fakta yg telah didapatnnya, setelah proses melrikan diri yang sangat panjang,
akhirnya kania berhasil lolos dari kejaran dua oknum sindikat narkoba tersebut.
Sinopsis Buku "My Avilla"
Tema pencarian Tuhan selalu saja tak pernah lekang oleh
waktu untuk dibahas dalam sebuah buku. Baik dalam buku nonfiksi atau fiksi
semacam novel. Dari buku-buku penulis barat seperti Karen Armstrong sampai
penulis Indonesia pun semangat menuliskan tema tersebut dalam karyanya.
My Avilla, sebuah novel karya Ifa Avianty. Novelis yang
banyak melahirkan karya-karya Islami. Aktivis Forum Lingkar Pena ini dengan
kekhasannya dalam merakit sebuah novel percintaan dan keluarga yang tak berarti
picisan, namun ada kumpulan hikmah yang bisa kita cicipi ketika membacanya.
Begitupun novel ini bercerita tentang kisah cinta segitiga
Antara Margriet, Trudy, dan Fajar. Masing-masing tokoh bercerita dengan sudut
pandang aku di setiap babnya. Seperti biasa walaupun novel ini kental dengan
pencarian Tuhan setiap tokohnya, namun seperti dalam buku-bukunya yang lain
novel ini masih saja mampu ditulis dengan gaya bahasa yang renyah, namun tetap
berisi dengan penuturan yang simple dan interesting.
Fajar Lintang Bagaskara Sudiyanto. Salah satu tokoh utama
ini adalah teman sekelas Trudy yang masih kelas 1 SMA di Jakarta. Ia adalah
anak yang cerdas, penderita low vision (minus 10), dan agamis berdasarkan dua
agama. Ia lahir dalam keluarga yang berbeda agama. Ayahnya Islam dan Ibunya Katolik.
Dia remaja yang lebih dewasa dari usianya, Dia seringkali berpikiran bahkan
bisa dikatakan mengimpikan untuk menjadi pelayan Tuhan seperti para pendeta di
Gereja-Gereja dan meninggalkan semua yang bersifat duniawi. Itu sering terjadi
ketika dia khusyuk solat dan mendengarkan merdunya nyanyian gereja.
Trudy Carissa Hasan merupakan adik kandung dari Margriet
Avilla Hasan. Jika dibandingkan soal kecantikan, Trudy masih lebih cantik
ketimbang Margriet. Nah di sinilah letak cinta segitiga mereka. Trudy yang
cantik, model, sering bergonti-ganti pacar akhirnya diam-diam menyukai Fajar
yang orangnya cenderung pendiam.
Namun berbeda dengan Trudy, Fajar justru diam-diam menyukai
kakak Trudy. Margriet Avilla Hasan cukup berbeda dengan adiknya, sangat pandai,
suka sekali ketika membaca buku, organisatoris, suka seni, pintar memasak,
cantik, ramah dan mandiri. Kuliah di sastra UI semester 4, aktif di Rohis
Jurusan, mengajar privat, dan masih tetap menjadi pembimbing eksul di SMAnya
dulu, sekolah Fajar dan Trudy.
Dari inilah Fajar mengenalnya. Rasa kagum itu semakin
menggunung ketika ternyata dia harus datang ke rumah Trudy untuk mengerjakan
tugas Bahasa Inggris bersama. Dia sempat berbicara atau lebih tepatnya
berdiskusi dengan Margriet tentang banyak hal. Paling penting dan paling banyak
dia bicarakan tentang Tuhan. Ya, dia galau memikirkan Tuhan. Hasil
pembicaraannya dengan Margriet dia semakin kagum padanya lantaran jawaban demi
jawaban terhadap pertanyaannya cukup memuaskan yang berarti wawasan dan
kemampuan beragama Margriet yang luas dan banyak. Akhirnya tanpa dia sadari
kagum itu pun semakin menjadi rasa yang bernama cinta. Bahkan dia pun
menginginkan-mengangakan- Margriet menjadi istrinya dan membimbingnya kepada
jalan Tuhan.
Banyak sekali usaha Fajar untuk menyatakan cintanya pada
Margriet dari menyetel lagu-lagu romantis yang dikhususkan pada Margriet saat
dia siaran, sampai nekat datang ke kampus Margriet untuk memberinya sebuah
cincin. Semakin shock saja Margriet dengan tingkah anak SMA ini, bahkan ketika dia
menolak Fajar berkata akan menunggunya sampai menerimanya. Namun di sisi lain,
semakin Fajar mengejar-ngejar Margriet, rasa haus ingin dekat dengan Tuhan pun
ia rasakan. Ia bingung, ia galau dibuatnya. Di sini ruh pencarian Tuhan dalam
sebuah cinta terasa.
Apatah lagi akan terasa kental pula ketika teman sesama
Dosen Margriet yang ateis mengejar-ngejarnya, hingga singkat cerita Phil
menjadi seorang muslim yang taat dan menikah dengan Margriet. Akhir dari kisah
ini mungkin cukup disangka karena nantinya cinta Fajar dan Avilla bersatu dan
Trudy pun mulai menyadari bahwasanya bahagia itu begitu sederhana. “Kini tiba
saatnya untuk menjelang kebahagiaanku sendiri. Entah di mana dan kapan. Yang
jelas, kini aku tahu bahwa kebahagiaan itu sesungguhnya sederhana. Dia ada di
dalam hati yang bersyukur, dan ketulusan mencintai serta memaafkan.” (Hal 182)
Novel bertema sama tentang pencarian Tuhan, juga pernah
ditulis oleh penulis FLP pula, Azzura Dayana yang berjudul Zukhruf Kasih.
Bedanya, novel Dayana bercerita tentang tokoh utama yang keluarganya Nasrani
semua. Tokoh utama mencari Tuhan dan belajar Islam kepada temannya yang aktif
dalam kegiatan keislaman di sekolah.
Jika ditelisik novel tentang peralihan agama (muallaf), dari
tidak tahu agama menjadi lebih baik secara agama banyak ditulis oleh penulis
FLP. Bagi sebagian khalayak memang novel seperti ini sudah mengalami kejenuhan.
Namun, tidak dapat disangsikan hingga saat ini masih selalu saja ada pembaca
setia novel semacam ini. Walau secara marketing tidak bisa menjangkau semua
pembaca, pembaca setia dari aktivis rohis yang semakin bertambah seharusnya
memang tetap dijaga. Jika memang penulis juga termasuk penerbit ingin jangkauan
pembaca semakin luas dari berbagai kalangan, maka harus melakukan inovasi dalam
menulis. Tetap menulis kebaikan, namun dengan cara dan tema-tema yang lebih
kreatif.
Menyoal setting tempat dalam novel ini mungkin kurang
dieksplor oleh penulis. Jika Jakarta, Oslo, Vatikan bisa digambarkan jelas oleh
penulis, maka akan membuat novel ini semakin sempurna. Jika setting bisa
dideskripkan lebih, maka akan semakin mantap novel ini. Terlepas dari
kekuranganya, novel ini layak untuk dimiliki dan dibaca banyak kalangan.
Walaupun agama tak membolehkan semua hal tentangnya dirunut dengan akal pikiran,
namun tetap ada beberapa tentangnya yang bersifat ta’aqquli-untuk dipikirkan
dengan akal. Sehingga dogma tak hanya menjadi landasan beragama, namun dengan
keyakinan akal akan terlengkapi dan merasuk keseharian pemeluknya.
Informasi buku ini silakan klik INFO MY AVILLA.
(Resensi ini ditulis oleh Muhammad Rasyid Ridho,
Pustakawan-Koordinator Klub Buku Booklicious, Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi
Universitas Muhammadiyah Malang).
Ekspresi dan Gesture Seorang Aktor
EKSPRESI n GESTURE
Bicara dengan ekspresi akan membangkitkan semangat untuk
mengeluarkan berbagai kalimat yang terkubur dalam pikiran kita ^_^ dan itu
artinya eksperi wajah mempengaruhi gaya bicara dan itu sangat penting ketika
kita menyampaikan sebuah informasi kepada pendengar.sehingga pendengarpun
seolah-olah ikut merasakan bahwa kita ada disamping mereka.
Gesture (bahasa tubuh) meskipun tidak ada orang yang melihat
kita.kita adalah aktor. Saat berbicara di depan umum (public speaking), jika
kita punya mike portable (mudah dibawa), bergeraklah mengitari panggung.
Bayangkan kita adalah seorang aktor yang sedang “mentas” di televisi.tapi kalo
didalam studio tentu hanya duduk saja,mungkin dengan menggerakan tangan
keatas,samping kanan kiri dan menggoyang-giyangkan kaki akan membuat kita lebih
exis dalam bercuap-cuap ria ^_^
JEDA BICARA
kalau kita mmepunyai golden voice tetapi kalau ngomong kaya
kereta api nggak berhenti, kemungkinan besarrr,, pendnegar anda akan lari
terbirit-birit meninggalkan kita dan langsung pindah chanel(kagak mau terjadi
kan hal kaya gitu?) jeda berbicara dapat membuat orang akan lebih terasa asik
mendengarkan kita cuap-cuap ria. jeda juga dapat membiarkan pesan apa yang kita
sampaikan dapat diterima dengan baik oleh audience, jeda juga dapat memberi
kesempatan kita untuk menemukan gagasan berikutnya.
MENGATASI GUGUP
Mulut kering, jantung berdebar, dan lutut bergetar. kita pun
panik! Ya, kita gugup (nervous). Lantas harus bagaimana?
1. Tarik nafas yang dalam – penuhi tubuh Anda dengan oksigen.
Ini akan membantu otak kita bekerja.
2. Gerakan badan kita (bluff). Berdiri tegak, layaknya tentara
berbaris dengan bahu dan dada yang tegap. Lalu tersenyumlah! Meskipun kita
tidak merasa bahagia atau percaya diri, lakukanlah. kita akan tampak percaya
diri dan tubuh kita akan “mengelabui” otak kita untuk berpikir bahwa ini adalah
percaya diri. Bluff – body and smile
3. Jaga agar mulut dan tenggorokan kita tetap basah. Siapkan
selalu air mineral, jangan sampia mulut dan tenggorokan kita kering.
4. Lancarkan aliran darah dengan memijat dahi.
5. Pastikan kita sudah siap. Siapkan bahan pembicaraan, pahami
tema atau naskah.
let`s TRY it ^_^ good luck... n fight!!!!!
nggak susah kan buat memperindah suaramu ^_^ olah dikit aja kok
bisa deh kamu dilirik sama studio radio ^_^ golden your voice succsess your
right(hak).
keep stay di chanel ini... postingan selanjutnya siap menanti
anda,,,,
(dari berbagai sumber ^_^)
"untuk menuju kesuksesan itu butuh proses.bagaimanapun
hasilnya,proses itu lah yang akan kita rindukan "
"Raihlah apa yang kamu suka,dan cobalah terus selama kamu
belum mendapatkannya, that`s your obsesion"
Elemen Elemen Seorang Aktor
Elemen Elemen Seorang
Aktor
Aktor
? mungkin dalam benak kalian menjadi seorang aktor itu mudah, hanya berakting
dengan mengikuti saran atau usulan sutradara. ya mungkin itu sangat mudah, tapi
ada hal yang harus diketahui sebagai seorang aktor dalam bermain teater. banyak
elemen elemen yang harus diketahui dalam berperan penting dalam menjalani
sebuah aktor dalam pemeranan dalam sebuah pementasan atau teater.
elemen
yang pertama adalah
1.
Panca indera
mungkin
di benak kalian, apa pentingnya panca indera, dalam sebuah pemeranan. ini lah
yang paling penting dalam memerankan sebua hperan dalam teater. panca indera
adalah untuk menyadarkan seorang aktor, dalam respon atau feedback, atau yang
sering aksi dan reaksi. dalam panca indera ada beberapa bagian,
yang
pertama, mata. sudah jelas, dalam memerankan subah peran dalam teater mata akan
mengisyaratkan kita untuk mengetahui ada apa saja yang ada di panggung. kedua
hidung, ya mungkin idung begitu penting, tapi [anca indera yang ini, sangat
menjelaskan, keadaan yang ada di sekitar kita, misalkan, kita masuk kedalam
sebuah pemukiman di kolong jembatan yang bau, dan kumuh. automatis, panca
indera yang ini kan beraksi, ketika mencium bau tersebut, itulah panca indera
penciuman ini. sebenarnya masih banyak lagi panca indera yang berperan penting
di aktor. mangkanya kunjungi teater ungu yang ada di STBA YAPARRI - ABA Bandung
:) *ting
2. Sukma
sukma atau penjiwaan dari seorang aktor sangat penting, bila kita bermain bagus, tapi itu hanya diri kita sendiri, itu gak ada hal yang patut di banggakan saat kita berperan, namun saat kita berperan tapi itu bukan diri kita, mungkin itu bisa lebih terlihat bagus saat kita berperan. dalam penjiwaan atau sukma ini kita bisa membuat kita lebih relax atau lebih tenang saat bermain di panggung. Olah sukma adalah salah satu latihan untuk mengetahui perasaan apa yang bisa kita rasakan. terkadang sukma ini sering dilupakan oleh para aktir yang akan pentas saat bermain teater.
3. Olah tubuh (gesture)
2. Sukma
sukma atau penjiwaan dari seorang aktor sangat penting, bila kita bermain bagus, tapi itu hanya diri kita sendiri, itu gak ada hal yang patut di banggakan saat kita berperan, namun saat kita berperan tapi itu bukan diri kita, mungkin itu bisa lebih terlihat bagus saat kita berperan. dalam penjiwaan atau sukma ini kita bisa membuat kita lebih relax atau lebih tenang saat bermain di panggung. Olah sukma adalah salah satu latihan untuk mengetahui perasaan apa yang bisa kita rasakan. terkadang sukma ini sering dilupakan oleh para aktir yang akan pentas saat bermain teater.
3. Olah tubuh (gesture)
Terkadang
para aktor saat bermain atau kesehari - hari terlihat kaku saat berbuat
sesuatu, dengan contoh kita akan menari, namun gerakan kita seperti robot, tapi
seorang penari atau nari dibutuhkan keluwesan untuk menggerakan tubuh kita.
oleh karen itu, elemen ini sangat penting bagi para aktor. untuk melatih
gesture atau tubuh kita menjadi lentur, hal yang paling mudah adalah pelemasan
setiap hari, dengan melakukan itu setiap hari, automatis kelenturan tubuh kita
akan semakin lentur.
4. gerak yakin atau respond
gerak yakin seorang aktor sangatlah sulit untuk diterapkan. contohnya, saat kita akan berjalan ke kiri, tapi kita ingin bergerak ke kanan, kita akan bingung kita akan melangkahkan kaki kita kemana, alhasil kita akan diam di tempat dan tak melakukan apa apa, dan itu akam membuat suatu gerakan yang monotone. oleh karena itu, kita bisa melakukan itu dengan cara sungguh - sungguh, jangan ragu untuk bergerak.
5. Konsentrasi
Konsentrasi bagi seorang aktor akan menjadi titik pusat dalam pemeranan, disaat kita tida konsentrasi, maka pikiran, dan hati akan kacau balau, buyar. maka dari itu, konsentrasi lah saat kita bermain di sebuah drama. konsentrasi akan menghasilkan fokus, dan fokus itu sendiri akan menghasilkan kesuksesan dalam memerankan sebuah peran.
ya gan, mimin cuman bisa ngasih segitu yang mimin ketahui selama beberapa tahun perngalaman di teater. thanks for all :)
4. gerak yakin atau respond
gerak yakin seorang aktor sangatlah sulit untuk diterapkan. contohnya, saat kita akan berjalan ke kiri, tapi kita ingin bergerak ke kanan, kita akan bingung kita akan melangkahkan kaki kita kemana, alhasil kita akan diam di tempat dan tak melakukan apa apa, dan itu akam membuat suatu gerakan yang monotone. oleh karena itu, kita bisa melakukan itu dengan cara sungguh - sungguh, jangan ragu untuk bergerak.
5. Konsentrasi
Konsentrasi bagi seorang aktor akan menjadi titik pusat dalam pemeranan, disaat kita tida konsentrasi, maka pikiran, dan hati akan kacau balau, buyar. maka dari itu, konsentrasi lah saat kita bermain di sebuah drama. konsentrasi akan menghasilkan fokus, dan fokus itu sendiri akan menghasilkan kesuksesan dalam memerankan sebuah peran.
ya gan, mimin cuman bisa ngasih segitu yang mimin ketahui selama beberapa tahun perngalaman di teater. thanks for all :)
Persyaratan Pendakian Semeru
Fotocopy identitas diri sebanyak 2 rangkap
untuk masing – masing calon pendaki
-Fotocopy surat keterangan kesehatan dokter
sebanyak 2 lembar
-Membuat surat pernyataan (karena pendakian
dibatasi sampai kalimati) bermaterai Rp.6000
-Mengurus Surat Ijin Masuk Kawasan Konservasi
(SIMAKSI)
- Mengisi Biodata Semua Pengikut : Nama
lengkap, umur, alamat beserta nomor telpon keluarga yang bisa dihubungi masing
– masing.
- Pendakian dilakukan berkelompok / beregu,
minimal 3 ( tiga ) orang. Bila ingin mendaki sendirian maka petugas tidak akan
memberikan pelayanan perijinan untuk melakukan pendakian.
- Membawa perlengkapan pendakian seperti
tenda, bekal makanan, P3K, dan lainnya yang dibutuhkan selama melakukan
pendakian. Jangan lupa bawalah kantong plastik buat membawa sampah turun
kembali.
Tata tertib pendakian Semeru
- Setelah mendapatkan surat ijin pendakian dan
melengkapi administrasi pendakian di kantor SPTN II, calon pendaki diharapkan
melaporkan diri ke Petugas di Pos Ranupane untuk registrasi ulang ( tidak
dipungut biaya lagi ) dengan mengisi buku tamu ( nama ketua kelompok, alamat,
jumlah pengikut, nomor surat ijin, tanggal naik dan tanggal turun sesuai yang
ada di surat ijin ), mengisi blanko daftar barang bawaan.
Bagi para calon pendaki yang belum pernah
melakukan pendakian ke Gunung Semeru
- Berjalanlah secara kelompok, jangan
memisahkan diri dari rombongan, serta dilarang memotong kompas atau membuat
jalur sendiri. Ikutilah jalur yang sudah ditetapkan.
- Para calon pendaki dilarang membawa senjata
sajam berupa parang, kapak, dan sejenisnya, namun diperbolehkan membawa pisau
lipat atau pisau dapur untuk peralatan memasak.
- Dilarang membawa minuman keras dan obat –
obatan terlarang selama melakukan pendakian ke Gunung Semeru.
- Dilarang membawa binatang peliharaan dan
alat buru.
- Saat di Puncak Mahameru dilarang mendekati
kawah Jonggring Saloka yang masih aktif karena berbahaya adanya gas belerang
dan semburan abu panas, serta material lainnya.
- Dilarang melakukan kegaduhan, membuat api
yang bisa menyebabkan kebakaran hutan, membuang sampah sembarangan serta
pencemaran.
Saat meninggalkan lokasi atau turun, pastikan
tidak ada lagi api yang masih hidup, dan sampah yang masih berserakan.
Bawa turun kembali sampah Sobat greeners.
Bawa turun kembali sampah Sobat greeners.
- Mintalah arahan dan penjelasan kepada
Petugas mengenai pantangan – pantangan jika ada, dan kondisi terakhir rute
pendakian. Jangan memaksakan diri bila fisik dan mental belum siap.
Jangan memaksakan diri.
- Setelah turun dan tiba di pos Ranupane, agar
melaporkan diri kepada Petugas dan mengisi buku tamu kembali untuk memastikan
bahwa anda dan rombongan telah benar – benar turun, dan menyerahkan sampah
bawaan. dianjurkan untuk didampingi oleh guide, atau bergambung dengan kelompok
lain yang sudah pernah melakukan pendakian ke Gunung Semeru.
————–PERATURAN
BARU-—————-
1. Untuk jumlah pendaki dalam 1 grup/kelompok
tidak lebih dari 50 orang, tidak perlu SIMAKSI.
2. Jika lebih dari 50 orang dalam 1
grup/kelompok, jauh2 hari sebelumnya (1 bulan sebelumnya lebih baik) harap
mengurus SIMAKSI (cukup 1 orang wakilnya saja) ke kantor BBTN BTS di Seksi
Pemanfaatan dan Pelayanan di Jl. Rd. Intan No: 6 – Arjosari – Malang. Jangan
lupa bawa 2 lembar meterai Rp. 6000,-. SIMAKSI harus ditanda tangani oleh ketua
atau penanggung jawab grup/kelompok, sebagai jaminan Perjanjian dengan pihak TN
BTS.
3. Tiap-tiap pendaki harus membawa foto kopi
KTP/Kartu Mahasiswa/Kartu Pelajar dan Surat Keterangan Dokter.
4. Membayar tiket masuk Rp. 2.500,- + Asuransi
+ Kamera/HP + Handycam (jika bawa).
Harga tiket masuk bagi pendaki Semeru tgl 25
maret dst nanti :
a. Per orang Rp. 2.500,- + asuransi (harga
berubah2, tergantung asuransinya)
b. Setiap orang yg membawa HP dikenai charge Rp. 5.000,-
c. Setiap orang yg membawa Kamera dikenai charge Rp. 5.000.-
d. Setiap orang yg membawa handycam dikenai charge Rp. 15.000,-
b. Setiap orang yg membawa HP dikenai charge Rp. 5.000,-
c. Setiap orang yg membawa Kamera dikenai charge Rp. 5.000.-
d. Setiap orang yg membawa handycam dikenai charge Rp. 15.000,-
5. Dilarang membawa petasan/bahan peledak,
senjata tajam/senjata api, binatang peliharaan, alat musik (gitar, harmonika,
biola, terompet, suling, dll)
6. Jumlah anggota dalam 1 group pendakian
TIDAK boleh lebih dari 100 orang.
©[TNBTS-FHI]
Hot-line resort Ranupani
1. Resort Ranupani : 08283930822
2. Pak Mamat : 081334602655
3. Pak Tuangkat : 085231609333
2. Pak Mamat : 081334602655
3. Pak Tuangkat : 085231609333
Event Organizer
adalah jasa penyelenggaraan
kegiatan dan merupakan usaha yang dilakukan untuk mempermudah rencana
meyelenggarakan sebuah event. Sebuah EO juga harus berani mengajukan
sebuah ide baru yang kreatif dan berbeda. Jika itu bisa diterima oleh klien
serta sukses, tentunya kemungkinan besar EO ini pun akan dipercaya untuk
memegang even-even berikutnya dan bahkan even dari klien baru lainnya.
Tantangan EO diantaranya adalah bagaimana
mampu merumuskan konsep acara dan break down kedalam kegiatan teknis yang
sesuai untuk mencapai tujuan yang diharapkan oleh klien. Salah satu tahapan
paling penting justru ketika hendak menentukan tema besar yang akan
diangkat untuk sebuah event. Tema besar itulah yang nantinya akan dipecah
menjadi agenda-agenda kecil yang saling terkait dan mendukung. Apabila tema
besar yang diangkat cukup menarik.
Makin sukses sebuah event yang dibuat
akan semakin dipercaya oleh klien untuk menangani berbagai event lainnya. Jika
sudah punya beberapa portofolio event, EO bisa ikut pitching untuk
beberapa proyek yang biasanya diselenggarakan oleh lembaga pemerintah atau
berbagai perusahaan swasta.
Lalu syarat apa saja yang diperlukan
untuk suksesnya sebuah event organizer hingga
mencapai suatu tahap memiliki branding image ternama?
Berikut ini adalah syarat-syarat yang harus dimiliki sebuah event organizer
1. Tetapkan Pasar atau
Market Bisnis yang Akan Dituju
Sebagai EO pemula atau yang akan
memulai sebaiknya tentukan kemana EO akan dibawa, ke spesialis atau ke umum,
tapi yang pemula lebih bagus ke spesialisasi dulu seperti konser musik,
otomotif, expo atau pameran, wedding ceremony,
atau seminar dan berbagai kegiatan perusahaan atau organisasi (launching,
munas, rakernas dll). Dan seiring berkembangnya perusahaan, EO bisa
mengembangkan ke pasar yang lebih luas.
2. Ide Kreatif dan Inovatif
Bisnis EO adalah bisnis komunikasi dan bisnis
hiburan, kepuasan dan ketertarikan menjadi sangat penting untuk diperhatikan.
Ketika tidak ada ide cemerlang dan kreatifitas, siap-siap gigit jari. Jangan takut
untuk mewujudkan ide gila yang inovatif tapi bisa diterima masyarakat. Sebisa
mungkin, hindari penawaran ide yang monoton. Usahakan munculkan ide tema acara
yang menarik dan berbeda.
3. Perlu Punya Database
Dalam mengelola bisnis EO, database mempunyai
peranan yang amat penting. Baik itu database sponsor, media, lembaga
pemerintah, mitra strategis, dan database klien itu sendiri. Database ini akan
sangat membantu terutama saat kita mendapatkan proyek yang harus disiapkan
dalam hitungan hari. Hal ini bisa saja terjadi dalam dunia EO. Karena kesibukan
klien, mereka sering kali memberikan order secara mendadak, dan mau tidak mau
EO harus bisa memberikan jasa yang terbaik dalam tenggat waktu yang cukup
ketat. Dalam praktiknya, bisnis ini memang membutuhkan kelincahan tingkat
tinggi dan jaringan yang luas.
EO juga perlu bekerja sama dengan para pihak
yang menyewakan segala perlengkapan yang biasanya dibutuhkan dalam sebuah event
seperti sound system, LCD proyektor dan sebagainya. Hubungan dengan perusahaan
percetakan atau advertising juga harus dibangun untuk mendapatkan supply bahan
promosi dengan harga yang bersaing. Sebaiknya kita tidak hanya mengandalkan
dari satu buah percetakan saja. Akan lebih aman jika EO mempunyai beberapa
supplier percetakan sehingga bisa membandingkan harga dan membagi order jika
dikejar oleh tenggat waktu yang ketat.
4. Bentuk Teamwork Yang
Solid
Elemen yang menentukan juga maju
tidaknya EO, pilih beberapa orang yang punya kemampuan dibidang masing-masing,
jangan terlalu banyak atau gemuk teamworknya, sedikit tapi punya kemampuan
manajerial dalam memajukan EO, tapi akan bisa ditambah atau kita sesuaikan
dengan situasu kondisi, misal ada sebuah event dan membutuhkan tenaga tambahan
kita cari tenaga tambahan yg part time bersifat,
dengan begitu kita mengefisiensikan anggaran.
5. Kemampuan Menjual
Kemampuan menjual sebuah acara juga penting
bagi seorang EO. Disamping untuk menggaet sponsor potensial, juga
untuk bisa meraih target audience yang dibidik. Para calon sponsor potensial
ini biasanya tidak akan ragu ragu untuk mendanai jika mereka melihat ada
value lebih dari event yang kita selenggarakan. Bukan tidak mungkin, seorang
sponsor akan membooking berbagai event yang akan kita selenggarakan sebagai
wahana mereka berpromosi. Entah itu sebagai sponsor tetap atau bahkan menjadi
sponsor tunggal dengan mendanai seluruh biaya event yang kita butuhkan. Sekali
lagi, hal itu amat tergantung dari kemampuan kita menjual konsep dan meyakinkan
mereka bahwa event yang kita selenggarakan sangat worth it bagi perusahaan
mereka.
6. Berpikir Detail
Tantangan lain seorang EO adalah bagaimana
mampu melihat hal hal yang sangat detil dalam sebuah acara. Mulai dari teknis
acara sampai perlengkapan yang sering kali jenisnya macam-macam. Seorang EO
perlu membuat run down acara yang berisi teknis acara dan semua hal yang
diperlukan selama acara tersebut. Dalam run down tersebut, akan bisa diketahui
skenario acara dari detik ke detik berikut segala perlengkapan yang dibutuhkan.
Seorang EO perlu memastikan ketersediaan seluruh perlengkapan yang dibutuhkan
sebelum event dimulai. Tidak hanya itu saja, seluruh perlengkapan tersebut
harus ditest terlebih dahulu sehingga bisa berfungsi secara optimal.
Dalam hal tata letak panggung atau back drop,
seorang EO perlu memperhatikan tinggi ruangan. Hal ini berkaitan dengan ukuran
dan desain backdrop agar tampak lebih eye catching. Jika diperlukan, sebuah
mini garden bisa dibuat, dan dipercantik dengan teknologi variasi sinar
lampu yang bisa memperindah penampilan panggung. Jika tidak ingin repot,
sebetulnya semua jasa pembuatan panggung atau backdrop ini bisa di serahkan
kepada pihak lain yang profesional, tentu saja dengan imbalan atau fee yang
telah disepakati.
7. Pembagian Job Description yang Jelas
Hal ini juga sangat penting agar
progres setiap event berjalan dengan baik dan hasil yang kita harapkan sesuai
dengan konsep yang disepakati. Jadi menjelang ada event sudah kita bagi job description masing-masing dan harus melaporkan
progresnya masing-masing pada setiap meeting. Hal ini untuk mengetahui tingkat
kesiapan setiap event, karena sukses tidaknya suatu event sangat bergantung
dengan kesiapan, koordinasi dan kerjasama antar teamwork.
8. Buat Schedule atau Jadwal
Kegiatan untuk Satu Tahun Ke depan
Karena EO sudah menuju profesional jadwal
kegiatan harus sudah ada untuk setahun ke depan karena inilah faktor utama
mendapatkan hasil atau profit. Agar masyarakat tidak jemu kemas kegiatan
dan buat berbeda tiap bulan.
9. Modal usaha Event Organizer
yang cukup
Untuk bisnis EO, perlu menyiapkan modal
finansial terutama untuk memenuhi keperluan-keperluan EO seperti,
Mengurus legalitas usaha (CV atau PT), menyewa kantor, pengadaan alat-alat
kantor.
10. Ikuti Wadah Organisasi
Karena dengan adanya wadah organisasi/asosiasi
EO sangat membantu perkembangan perusahaan. EO dapat berbagi pengalaman dan
saling bertukar pengalaman dan saling membantu baik itu informasi atau dalam
bentuk lainnya.
Sekali lagi, yang penting dalam bisnis ini
adalah kreativitas. EO pada dasarnya berjualan kreativitas. Hal-hal yang berbau
kreativitas inilah yang bisa bernilai tinggi. Untuk itulah seorang klien yang
merasa puas mau membayar mahal.
comparison between fazlurrahman thoughts and rashid rida about the Sunnah and Hadith
comparison between fazlurrahman thoughts and rashid rida about the Sunnah and Hadith
|
Fazlurrahman
|
Rasyid rida
|
|
-
Rahman seeks to formulate a systematic methodology in the reform
movement that is often known as "neo-modernism".
-
Sunnah according to
Rahman is non-verbal transmission
-
Hadith is the verbal
transmission. Each Hadith contains two parts, the text (matan) hadith itself
and the chain of transmission (sanad).
-
According to Fazlur
Rahman, formalization sunnah to the hadith, sunnah has shackle the creative
process and ensnare the Islamic scholars on rigid formulas
-
Rahman criticism
against the tradition of honor that he thinks many dimensions that are not
historical
-
Isnad system can not be
separated from Rahman criticism, he admits that in addition isnad contains
geographic information-rich, have also minimize counterfeiting efforts
traditions, but her isnads can not be used as a positive argument that the
final
-
Rahman gave two
criteria namely the assessor for the history and traditions of Quran
-
Rahman asserted that
legal traditions are not understood as a law that is so to be applied
directly, but must be understood as a problem that must be revisited (a
problem to be retreated)
-
Rahman with
methodologies hadith criticism, saying the lack of ideas setujuannya
ulama'-scholars' classic, that the historicity of tradition justified by
isnads
-
In critiques of the
tradition, in fact, Rahman uses, methods of criticism Matan, and the
exclusion of critical method sanad
-
Appraiser criterion
used is the history and the Qur'anCriterion rater history meant that if Matan
hadith does not reflect the problems that are suitable for the period of the
Prophet Muhammad, the Hadith clearly stated false (not applicable)While the
criterion rater Qur'an meant that if a Hadith Matan cues are not relevant to
the Qur'an, it also declared a fake
|
-
Rashid Rida has Tathbiq
al-Shariah concept or Tathbiq Qanun al-Shari'ah
-
Ridha said that the
Prophet SAW. is descriptive Qur'an, either through speech or actions
-
Prophet Muhammad SAW.
can not abort the laws contained in Qur'an, or ruin the story in it.
-
Rida said that the
Sunnah can not delete Qur'an
-
Principal source of the
teachings of Islam are Qur'an and Sunnah are agreed and determined amaliyah
Prophet. occupies the second position, then ahad hadiths that have a history
and a lot of clues into the source of the teachings of the third.
-
Rashid Rida view that
small sins trustworthy transmitters, not hinders their acceptance of all
traditions. How Rida in criticizing even reject a hadith is that the mind is
not the only instrument used Rida, but also the historical facts and hadith
sciences disciplines necessary to strengthen his arguments.
-
Ridha is the renewal
figures, most emphatically reject Israiliyat and most fierce in denouncing
the characters like Ka'b al-Wahab ibn Manabbih Ahbar and, when they are
viewed tsiqah by expert commentary and hadith expert
-
Rida adopt the view
that the writing in the first hadith is justified, but then comes the Hadith
that prohibits writing. According to the theory of Rashid Rida is why the
Prophet SAW. did not intend the tradition as a source of eternal law or in
part from religion
-
The central theme was
initiated by Ridha is, the theory of naskh in understanding the contradictory
hadith about the codification of hadith
|
Teori Lev Vygotksy
Sumbangan penting teori Vygotsky adalah
penekanan pada hakekatnya pembelajaran sosiokultural. Inti teori Vygotsky
adalah menekankan interaksi antara aspek “internal” dan “eksternal” dari
pembelajaran dan penekanannya pada lingkungan sosial pembelajaran. Menurut
teori Vygotsky, fungsi kognitif berasal dari interaksi sosial masing-masing
individu dalam konsep budaya. Vygotsky juga yakin bahwa pembelajaran terjadi
saat siswa bekerja menangani tugas-tugas yang belum dipelajari namun tugas-
tugas itu berada dalam “zone of proximal development”
mereka. Zone
of proximal development adalah
jarak antara tingkat perkembangan sesungguhnya yang ditunjukkan dalam kemampuan
pemecahan masalah secara mandiri dan tingkat kemampuan perkembangan potensial
yang ditunjukkan dalam kemampuan pemecahan masalah di bawah bimbingan orang
dewasa atau teman sebaya yang lebih mampu.
Teori Vygotsky yang lain adalah “scaffolding“. Scaffolding adalah memberikan kepada seorang anak
sejumlah besar bantuan selama tahap-tahap awal pembelajaran dan kemudian
mengurangi bantuan tersebut serta memberikan kesempatan kepada anak untuk
mengambil alih tanggung jawab yang semakin besar segera setelah ia mampu
mengerjakan sendiri. Bantuan yang diberikan guru dapat berupa petunjuk,
peringatan, dorongan, serta menguraikan masalah ke dalam bentuk lain yang
memungkinkan siswa dapat mandiri.
Vygotsky menjabarkan implikasi utama teori pembelajarannya. Pertama, menghendaki setting kelas kooperatif, sehingga siswa dapat saling berinteraksi dan saling memunculkan strategi-strategi pemecahan masalah yang efektif dalam masing-masing zone of proximal development mereka. Kedua, pendekatan Vygotsky dalam pembelajaran menekankan scaffolding. Jadi teori belajar Vygotsky adalah salah satu teori belajar sosial sehingga sangat sesuai dengan model pembelajaran kooperatif karena dalam model pembelajaran kooperatif terjadi interaktif sosial yaitu interaksi antara siswa dengan siswa dan antara siswa dengan guru dalam usaha menemukan konsep-konsep dan pemecahan masalah
Vygotsky menjabarkan implikasi utama teori pembelajarannya. Pertama, menghendaki setting kelas kooperatif, sehingga siswa dapat saling berinteraksi dan saling memunculkan strategi-strategi pemecahan masalah yang efektif dalam masing-masing zone of proximal development mereka. Kedua, pendekatan Vygotsky dalam pembelajaran menekankan scaffolding. Jadi teori belajar Vygotsky adalah salah satu teori belajar sosial sehingga sangat sesuai dengan model pembelajaran kooperatif karena dalam model pembelajaran kooperatif terjadi interaktif sosial yaitu interaksi antara siswa dengan siswa dan antara siswa dengan guru dalam usaha menemukan konsep-konsep dan pemecahan masalah
Vygotsky
banyak menekankan peranan orang dewasa dan anak-anak lain dalam memudahkan
perkembangan si anak. Menurut Vygotsky, anak-anak lahir dengan fungsi mental
yang relatif dasar seperti kemampuan untuk memahami dunia luar dan memusatkan
perhatian. Namun, anak-anak tak banyak memiliki fungsi mental yang lebih tinggi
seperti ingatan, berpikir dan menyelesaikan masalah. Fungsi-fungsi mental yang
lebih tinggi ini dianggap sebagai ”alat kebudayaan” tempat individu hidup dan
alat-alat itu berasal dari budaya. Alat-alat itu diwariskan pada anak-anak oleh
anggota-anggota kebudayaan yang lebih tua selama pengalaman pembelajaran yang
dipandu. Pengalaman dengan orang lain secara berangsur menjadi semakin mendalam
dan membentuk gambaran batin anak tentang dunia. Karena itulah berpikir setiap
anak dengan cara yang sama dengan anggota lain dalam kebudayaannya.
Vygotsky
menekankan baik level konteks sosial yang bersifat institusional maupun level
konteks sosial yang bersifat interpersonal. Pada level institusional, sejarah
kebudayaan menyediakan organisasi dan alat-alat yang berguna bagi aktivitas
kognitif melalui institusi seperti sekolah, penemuan seperti komputer dan
mengenal huruf. Interaksi institusional memberi kepada anak suatu norma-norma
perilaku dan sosial yang luas untuk membimbing hidupnya. Level interpersonal
memiliki suatu pengaruh yang lebih langsung pada keberfungsian mental anak.
Menurut Vygotsky, keterampilan-keterampilan dalam keberfungsian mental
berkembang melalui interaksi sosial langsung. Informasi tentang alat-alat,
keterampilan-keterampilan dan hubungan-hubungan interpersonal kognitif
dipancarkan melalui interaksi langsung dengan manusia. Melalui pengorganisasian
pengalaman-pengalaman interaksi sosial yang berada di dalam suatu latar
belakang kebudayaan ini, perkembangan mental anak-anak menjadi matang.
Aliran psikologi yang dipegang oleh Vygotsky
lebih mengacu pada kontruktivisme karena ia lebih menekankan pada hakikat
pembelajaran sosiokultural. Dalam analisisnya, perkembangan kognitif seseorang
disamping ditentukan oleh individu sendiri secara aktif, juga ditentukan oleh
lingkungansosial secara
aktif. Oleh karenanya, konsep teori perkembangan kognitif Vygotsky berkutat
pada tiga hal:
Hukum Genetik tentang Perkembangan (Genetic
Law of Development)
Setiap
kemampuan seseorang akan tumbuh dan berkembang melewati dua aturan, yaitu
tataran sosial lingkungannya dan tataran psikologis yang ada pada dirinya.
Zona Perkembangan Proksimal (Zone
of Proximal Development)
Meskipun pada akhirnya anak-anak akan
mempelajari sendiri beberapa konsep melalui pengalaman sehari-hari, Vygotsky
percaya bahwa anak akan jauh lebih berkembang jika berinteraksi dengan orang
lain. Anak-anak tidak akan pernah mengembangkan pemikiran operasional formal
tanpa bantuan orang lain. Vygotsky membedakan antara actual development dan potential
development pada
anak. Actual development ditentukan apakah seorang anak dapat
melakukan sesuatu tanpa bantuan orang dewasa atau guru. Sedangkan potensial
development membedakan apakah seorang anak dapat melakukan sesuatu, memecahkan
masalah di bawah petunjuk orang dewasa atau kerjasama dengan teman sebaya.
Menurut teori Vygotsky, Zona Perkembangan
Proksimal merupakan celah antara actual
development dan potensial development, di mana
antara apakah seorang anak dapat melakukan sesuatu tanpa bantuan orang dewasa
dan apakah seorang anak dapat melakukan sesuatu dengan arahan orang dewasa atau
kerjasama dengan teman sebaya.
Maksud dari ZPD adalah menitikberatkan pada
interaksi sosial dapat memudahkan perkembangan anak. Ketika siswa mengerjakan
pekerjaanya di sekolah sendiri, perkembangan mereka kemungkinan akan berjalan
lambat. Untuk memaksimalkan perkembangan, siswa seharusnya bekerja dengan teman
yang lebih terampil yang dapat memimpin secara sistematis dalam memecahkan
masalah yang lebih kompleks. Melalui perubahan yang berturut-turut dalam
berbicara dan bersikap, siswa mendiskusikan pengertian barunya dengan temannya
kemudian mencocokkan dan mendalami kemudian menggunakannya. Sebuah konsekuensi
pada proses ini adalah bahwa siswa belajar untuk pengaturan sendiri (self-regulation).
Mediasi
Mediator yang diperankan lewat tanda maupun
lambang adalah kunci utama memahami proses-proses sosial dan psikologis.
Makanya, jika dikaji lebih mendalam teori perkembangan kognitif Vygotsky akan
ditemukan dua jenis mediasi, yaitu metakognitif dan mediasi kognitif. Media
metakognitif adalah penggunaan alat-alat semiotic yang bertujuan untuk melakukan self regulation(pengaturan
diri) yang mencakup self
planning, self monitoring, self checking,dan self
evaluation. Media ini
berkembang dalam komunikasi antar pribadi. Sedangkan media kognitif adalah
penggunaan alat-alat kognitif untuk memecahkan masalah yang berhubungan dengan
pengetahuan tertentu. Sehingga media ini dapat berhubungan dengan konsep
spontan (yang mungkin salah) dan konsep ilmiah
(yang lebih terjamin kebenarannya).
Inti Teori Vygotsky
Vygotsky
lebih menekankan pada peran aspek sosial dalam pengembangan intelektual atau
kognitif anak. Vygotsky memandang bahwa kognitif anak berkembang melalui
interaksi sosial. Anak mengalami interaksi dengan orang yang lebih tahu.
Secara
singkat, teori perkembangan sosial berpendapat bahwa interaksi sosial dengan
budaya mendahului. Maksudnya dari relasi dengan budaya membuat seorang anak
mengalami kesadaran dan perkembangan kognisi. Jadi intinya Vygotsky memusatkan
perhatiannya pada hubungan dialektik antara individu dan masyarakat dalam
pembentukan pengetahuan. Pengetahuan terbentuk sebagai akibat dari interaksi
sosial dan budaya seorang anak.
Pengetahuan tersebut terbagi menjadi dua bentuk, yaitu pengetahuan spontan dan pengetahuan ilmiah. Pengetahuan spontan mempunyai sifat lebih kurang teridentifikasi secara jelas, tidak logis, dan sistematis. Sedangkan pengetahuan ilmiah sebuah pengetahuan yang diperoleh dari pendidikan formal dan sifatnya lebih luas, logis, dan sistematis. Kemudian proses belajar adalah sebuah perkembangan dari pengertian spontan menuju pengertian yang lebih ilmiah.
Pengetahuan tersebut terbagi menjadi dua bentuk, yaitu pengetahuan spontan dan pengetahuan ilmiah. Pengetahuan spontan mempunyai sifat lebih kurang teridentifikasi secara jelas, tidak logis, dan sistematis. Sedangkan pengetahuan ilmiah sebuah pengetahuan yang diperoleh dari pendidikan formal dan sifatnya lebih luas, logis, dan sistematis. Kemudian proses belajar adalah sebuah perkembangan dari pengertian spontan menuju pengertian yang lebih ilmiah.
Pengetahuan
ilmiah terbentuk dari sebuah proses relasi anak dengan lingkungan sekitarnya.
Hal ini bergantung pada seberapa besar kemampuan anak dalam menangkap model
yang lebih ilmiah. Dalam proses ini bahasa memegang peranan yang sangat
penting. Bahasa sebagai alat berkomunikasi yang membantu anak dalam
menyampaikan pemikirannya dengan orang lain. Dengan demikian diperlukan sebuah
penyatuan antara pemikiran dan bahasa.
Seorang anak dalam masa pembelajarannya, idealnya harus mampu memvisulisasikan apa yang menjadi pemikirannya dalam bahasa. Ketika hal tersebut telah mampu terwujud itu berarti ia juga telah mampu menginternalisasikan pembicaraan mereka yang egosentris dalam bentuk berbicara-sendiri. Menurut Vygotsky seorang anak yang mampu melakukan pembicaraan pribadi lebih berpeluang untuk lebih baik dalam hubungan sosial. Karena pembicaraan pribadi adalah sebuah langkah awal bagi seorang anak untuk lebih mampu berkomunikasi secara sosial. Bahasa adalah sebuah bentuk awal yang berbasis sosial. Pandangan Vygotsky ini berkonfrontasi dengan Piaget yang lebih menekankan pada percakapan anak yang bersifat egosentris.
Unsur yang perlu untuk dibahas lebih lanjut adalah mengenai kebudayaan dan masyarakat. Seperti sudah dikatakan pada awal penjelasan tadi, dalam teori Vygotsky, kebudayaan adalah penentu utama perkembangan individu. Kebudayaan sendiri terdiri dari beberapa bentuk, seperti bahasa, agama, mata pencaharian, dan lainnya.
Seorang anak dalam masa pembelajarannya, idealnya harus mampu memvisulisasikan apa yang menjadi pemikirannya dalam bahasa. Ketika hal tersebut telah mampu terwujud itu berarti ia juga telah mampu menginternalisasikan pembicaraan mereka yang egosentris dalam bentuk berbicara-sendiri. Menurut Vygotsky seorang anak yang mampu melakukan pembicaraan pribadi lebih berpeluang untuk lebih baik dalam hubungan sosial. Karena pembicaraan pribadi adalah sebuah langkah awal bagi seorang anak untuk lebih mampu berkomunikasi secara sosial. Bahasa adalah sebuah bentuk awal yang berbasis sosial. Pandangan Vygotsky ini berkonfrontasi dengan Piaget yang lebih menekankan pada percakapan anak yang bersifat egosentris.
Unsur yang perlu untuk dibahas lebih lanjut adalah mengenai kebudayaan dan masyarakat. Seperti sudah dikatakan pada awal penjelasan tadi, dalam teori Vygotsky, kebudayaan adalah penentu utama perkembangan individu. Kebudayaan sendiri terdiri dari beberapa bentuk, seperti bahasa, agama, mata pencaharian, dan lainnya.
Dengan
demikian, dapat disimpulkan bahwa dalam teori Vygotsky terdapat tiga klaim
besar. Pertama, bahwa kemampuan kognitif seorang anak dapat diketahui hanya
jika dianalisis dan ditafsirkan. Kedua, kemampuan kognitif diperoleh dengan
bantuan kata, bahasa, dan bentuk percakapan, sebuah bentuk alat dalam psikologi
yang membantu seseorang untuk mentransformasi kegiatan mental. Vygotsky
berargumen bahwa sejak kecil seorang anak mulai menggunakan bahasa untuk
merencanakan setiap aktivitasnya dan mengatasi masalahnya. Ketiga, kemampuan
kognitif berasal dari hubungan-hubungan sosial ditempelkan pada latar belakang
sosiokultural.
The More Knowledgeable Other (MKO)
Istilah
ini jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi orang lain yang lebih
tahu. MKO mengacu kepada siapa saja yang mempunyai kemampuan yang lebih tinggi
dari pelajar, dalam hal ini termasuk guru, teman sebaya, atau bahkan komputer.
Seorang
pelajar perlu berinteraksi dengan orang yang mempunyai pengetahun lebih dari
dirinya. Karena hal tersebut akan lebih memberikan kontribusi yang signifikan
bagi perkembangan sosial kognitif pelajar tersebut. Sekali lagi, bagi Vygotsky
faktor interaksi sosial dengan sesuatu yang lebih kompeten di luar diri menjadi
kunci perkembangan kognitif anak.
Perkembangan Bahasa
Bagi
Vygotsky bahasa berkembang dari interaksi sosial dengan orang lain. Awalnya,
satu-satunya fungsi bahasa adalah komunikasi. Bahasa dan pemikiran berkembang
sendiri, tetapi selanjutnya anak mendalami bahasa dan belajar menggunakannya
sebagai alat untuk membantu memecahkan masalah. Dalam tahap praoperasional,
ketika anak belajar menggunakan bahasa untuk menyelesaikan masalah, mereka
berbicara lantang sembari menyelesaikan masalah. Sebaliknya, begitu menginjak
tahap operasional konkret, percakapan batiniah tidak terdengar lagi.
Konstruktivisme
Pendekatan
konstruktivisme pada pendidikan berusaha merubah pendidikan dari dominasi guru
menjadi pemusatan pada siswa. Peranan guru adalah membantu siswa mengembangkan
pengertian baru. Siswa diajarkan bagaimana mengasimilasi pengalaman,
pengetahuan, dan pengertiannya dan kesiapan mereka untuk tahu dari pembentukan
pengertian baru ini. Pada bagian ini, dapat dilihat permulaan aliran
konstruktivisme, peranan pengalaman siswa dalam belajar, dan cara mengasimilasi
pengertiannya.
Konstruktivisme
adalah suatu teori belajar yang mempunyai suatu pedoman dalam filosofi dan
antropologi sebaik psikologi. Pedoman filosofi pada teori ini ditemukan pada
abad ke-5 SM. Metode baru ini yang mengkontribusi secara besar-besaran untuk
memajukan aspek pemecahan masalah aliran konstruktivisme. Penyelidikan atau
pengalaman fisik, pengalaman pendidikan adalah kunci metode konstruktivisme.
Pendukung
konstruktivisme percaya bahwa pengalaman melalui lingkungan, kita akan mengikat
informasi yang kita peroleh dari pengalaman ini ke dalam pengertian sebelumnya,
membentuk pengertian baru. Dengan kata lain, pada proses belajar masing-masing
pelajar harus mengkreasikan pengetahuannya. Pada konstruktivis, kegiatan
mengajar adalah proses membantu pelajar-pelajar mengkreasikan pengetahuannya. Konstruktivisme
percaya bahwa pengetahuan tidak hanya kegiatan penemuan yang memungkinkan untuk
dimengerti, tetapi pengetahuan merupakan cara suatu informasi baru berinteraksi
dengan pengertian sebelumnya dari pelajar.
Para konstruktivisme menekankan peranan
motivasi guru untuk membantu siswa belajar mencintai pelajaran. Tidak seperti behaviourist yang menggunakan sanksi berupa reward, konstruktivisme percaya
bahwa motivasi internal, seperti kesenangan pada pelajaran lebih kuat daripada rewardeksternal.
Konstruktivisme
yang mempunyai pengaruh besar pada tahun 1930 dan yang bekerja sebagai ahli
Psikologi Rusia adalah L.S. Vygotsky. Beliau sangat tertarik pada efek
interaksi siswa dengan teman sekelas pada pelajaran. Vygotsky mencatat bahwa
interaksi individu dengan orang lain berlangsung pada situasi sosial. Vygotsky
percaya bahwa subjek yang dipelajari berpengaruh pada proses belajar, dan
mengakui bahwa tiap-tiap disiplin ilmu mempunyai metode pembelajaran
tersendiri. Vygotsky adalah seorang guru yang tertarik untuk mendesain
kurikulum sebagai fasilitas dalam interaksi siswa




